Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 42 - Pesta Ulang Tahun Kak Ozan

Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 42 - Pesta Ulang Tahun Kak Ozan

Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 42 - Tayang 18 September. Sebelumnya untuk kamu yang ketinggalan cerita silahkan lihat daftar sinopsis lengkap serial Cansu dan Hazal melalui tuatan link di bawah ini:
Episode ini dimulai Solmaz datang ke rumah Dilara untuk menemui Dilara dan berbicara padanya, ia menunjukkan foto linggis yang melukai Alper dan mengatakan bahwa Rahmi yang melakukannya, Solmaz terlihat sedih saat berbicara bahkan ia menangis Candan juga ada di situ mendengarkan pembicaraan mereka.
Saat Solmaz berbicara dengan Dilara
Di sebuah toko jam…Hazal sedang memilih sebuah jam untuk pria, sepertinya untuk hadiah ulang tahun Ozan. Pemilik toko menghubungi Dilara untuk memastikan bahwa Hazal adalah anaknya dan Dilara yang akan membayar tagihannya. Dilara membenarkannya. Hazal terlihat senang.

Hazal di toko berbicara dengan pelayan toko
Sementara Cansu dan Gulseren sedang berada di kamar Cansu... mereka melihat foto-foto kenangan masa kecil Cansu dan Ozan. Cansu membuat sebuah buku yang berisi foto-fotonya dengan Ozan untuk hadiah ulang tahun Ozan.

Sementara Hazal sedang di toko pakaian untuk membeli gaun pesta, mencoba baju yang ia sukai dan pelayan toko memegang gaun lainnya. Dilara menghubungi Event Organizer yang bertanggung jawab atas pesta Ulang tahun Ozan dan menanyakan persiapan mereka.

Di rumah Solmaz, ia dan suaminya sedang membicarakan tentang Dilara dan sepertinya Solmaz mempunyai rencana baru untuk Dilara. Alper tertidur di kursi, Solmaz menuju kamarnya dan mencari Linggis milik Rahmi yang digunakan untuk melukai Alper… Saat ia menemukannya, tiba-tiba Alper datang dan marah-marah  Solmaz mengatakan ia ingin berdamai dengan Dilara dan linggis itu akan di berikan pada Dilara. Alper kembali menyimpan linggis itu, ia membawa Solmaz ke mobil dan mengambil linggis lain milik mereka. Solmaz merasa heran atas apa yang dilakukan suaminya. Alper melukai dirinya dan mengambil darahnya lalu meletakkan di linggis itu agar terlihat sama seperti linggis yang satunya.

Solmaz dan Alper ributr
Solmaz baru mengerti dan ia membawa linggis itu untuk di serahkan pada Dilara. Lalu Dilara membawa linggis itu ke kamarnya dan mencucinya di wastafel... ia membersihkan bekas darah di linggis itu, lalu ia meletakkan linggis itu di dalam mobil.Di sebuah Showroom mobil…

Sementara Cihan sedang bersama Ozan. Cihan memberikan Ozan sebuah mobil sebagai hadiah ulang tahunnya. Ozan sangat senang atas hadiah ayahnya itu lalu mereka mengendarai mobil baru itu bersama-sama ambil membicarakan sesuatu.

Cihan dan Ozkan saat membeli mobil.. enak ya kak ozan ultah dapat kado mobil dari ayahnya.
Malam harinya Cansu sudah siap untuk pergi ke pesta ulang tahun kakaknya, ia terlihat berbed dengan gaun sederhana tapi terlihat cantik... Gulseren memujinya, saat melihat kalungnya. Cansu seperti tidak ingin memakainya, Gulseren membantunya untuk membuka kalung itu-Lalu Cihan datang untuk menjemput Gansu… Setelah berbicara sebentar, Cihan dan Cansu pergi.
Deng dong di luar rumah terlihat Ozkan sedang bersembunyi. Dan saat Gulseren di dalam rumah sendirian menonton TV... Ozkan memukul penjaga rumah Gulseren hingga pingsan.

Cansu saat akan berangkat ke ultah kakanya, ibunya ikut membantu mendadaninya dan melepas kalung
Sisi lain di kamar Hazal, ia sedang bersiap untuk pergi ia terlihat sangat cantik dengan gaun mewah yang dibelinya. Dilara buru-buru untuk pergi ia berjalan ke mobil dengan Hazal sambil menghubungi Ozan yang sedang bersama teman-temannnya di mobil barunya.

Hazal dan Dilara telah tiba di pesta ulang tahun Ozan. Mereka bertemu teman Dilara dan menyapa mereka, Cihan dan Cansu baru tiba di pesta Dilara sangat senang melihat Cansu dan langsung memeluknya. Hazal terlihat kesal melihat itu- Cihan juga menyapa Hazal. ia memuji penampilan Hazal malam itu. Kemudian Ozan datang dan ia langsung memeluk Cansu. lalu ibunya dan juga Hazal. Hazal memberikannya hadiah.

Hazal di pesta Ultah
Sementara di rumah, Gulseren menghubungi Deriya di tokonya, ia mengatakan bahwa Cansu pergi ke pesta ulang tahun Ozan.

Sesaat kemudian Seida datang Hazal terkejut melihatnya. sedangkan Cansu sepertinya sangat senang dengan kedatangan Seida yang membuat Hazal kesal. Lalu Cansu memberikan hadiahnya pada Ozan. Ozan sangat senang dan menunjukkan pada semua orang hadiah dari Cansu. dan itu membuat Hazal semakin kesal.

Sesuatu yang mengejutkan. Cihan bergabung dengan band yang tampil di pesta itu Cihan memainkan drum lalu ia membuka acara dengan sambutan darinya.

Cihan main drum di ultaj ozan
Di luar rumah Gulseren. Ozkan menunggu kakaknya keriman yang baru tiba dengan taksi. Keriman terlihat ketakutan... lalu Ozkan mengeluarkan permen karet dari mulutnya dan memberikannya pada Keriman, keriman mengambilnya dan memasukkan ke mulutnya (idih joroknya hahaha)

Keriman masuk ke halaman rumah dan mengetuk pintu. Gulseren terkejut dan ia khawatir siapa yang datang ke rumahnya... Gulseren membuka pintu dan ia terkejut melihat Keriman yang ada si depannya...Keriman menangis dan Gulseren tidak tega lalu menyuruhnya masuk, dan Keriman meletakkan permen karet di lubang kunci rumah itu, Ozkan melihatnya dari luar Keriman masuk ke rumah dan ia kembali menangis dan memohon pada Gulseren. Gulseren kebingungan lalu memintanya duduk dan membuatkan teh untuk Keriman.

Di pesta ulang tahun. Band kesukaan Ozan mulai menyanyi dan semua terhibur, Alper dan Solmaz datang Dilara menyambutnya dan Cihan yang melihat itu sangat kesal. Lalu mendekati Dilara dan mengatakan sesuatu pada Dilara... Satu hal lagi yang membuat Hazal semakin kesal karena Cansu di ajak oleh vokalis band yang tampil naik ke atas pentas. Cansu terlihat sangat senang.

Cansu dan Ozan di pesta ultah
--- Di rumah Gulseren, ia masih bersama Keriman... Keriman mengatakan hal yang sedih. Diam-diam Ozkan sudah masuk ke rumah itu sambil membawa sesuatu, saat Gulseren membawakan tehnya untuk Keriman. Ozkan berjalan di belakangnya dan memukul Gulseren hingga pingsan.
Di tempat pesta Cihan sepertinya merasa khawatir, ia menghubungi Gulseren tapi tidak di jawab. Keriman dan Ozkan kebingungan karna handphone Gulseren berbunyi... Ozkan meminta Keriman pergi, keriman pergi dengan membawa pisang wkwkwk.. dan ia mengambil kalung milik Cansu yang terletak di atas meja...

Gulseren dipukul dari belakang oleh Ozkan
Cihan bergegas pergi untuk melihat Gulseren. sementara Ozkan berbicara dambil menangis di depan Gulseren yang sedang tidak sadarkan diri... ia mencoba membuka baju Gulseren. Tapi Cihan tiba saat itu dan mengetuk pintu .. Ozkan sangat terkejut dan ia kebingungan harus melakukan apa. Selesai

Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 42 ditulis oleh Rama de Coco/ Siti Rahmah. Dan ini adalah akhir dari Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 42.

JANGAN LEWATKAN:Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 41 || SEBELUMNYA ||
Sinopsis Cansu dah Hazal Episode 43 || BERIKUTNYA ||

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 42 - Pesta Ulang Tahun Kak Ozan

0 comments:

Poskan Komentar