Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 110 - Di Rumah Sakit Kaki Hazal Tidak Meresepon

Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 110 - Di Rumah Sakit Kaki Hazal Tidak Meresepon

Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 110- Sebelumnya untuk kamu yang ketinggalan cerita. Kamu bisa lihat daftar sinopsis lengkap sinopsis serial Cansu dan Hazal mulai dari episode pertama melalui tautan link di bawah ini:
Dilara membawa Cansu ke tempat lain, dan Cihan menghubungi Gulseren tapi Gulseren menolaknya dan mematikan Handphone nya,Cihan terlihat kesal… lalu ia mendekati Alper, Alper menjelaskan kejadian saat itu … sepertinya ia menjelaskan bahwa Cansu tidak bersalah.
Candan menerima sebuah panggilan dari Osman… Osman memberitahu tentang apa yang terjadi disana, saat itu Emine mendengar apa yang ia bicarakan dan Emine terlihat tidak menyukainya…Di bengkel Enjin, Ozkan terlihat murung… Enjin bertanya padanya dan ia bercerita tentang Nuray dan Enjin terkejut.

Di rumah Keriman, ia sedang bersama dengan Nezaket…ia mengatakan sesuatu pada Nezaket dan Nezaket tampak cemas… lalu ia menjelaskan dan memberikan uang pada Keriman. Setelah Nezaket masuk ke kamarnya, Keriman melihat ke kamar Ozkan… tampak Nuray sedang tertidur pulas dan Keriman ngedumel sendiri hahahah

Di stasiun bus…. Bus yang di naiki Gulseren berhenti untuk istirahat, Gulseren menghidupkan Handphonenya dan melihat ada pesan suara masuk. Ia mendengarkan Cihan mengirimkan pesan suara… lalu ia menghubungi Cansu, Cansu mengatakan itu di depan semua orang dan memberikan Handphone pada Cihan. Gulseren berbicara pada Cihan dan menanyakan apa yang terjadi… Cihan memberitahu bahwa Hazal terjatuh dari tangga dan ia mengalami pendarahan otak dan sedang di operasi…. Gulseren sangat terkejut dan ia hampir jatuh .


Gulseren langsung berlari ke bus yang berangkat ke Istanbul, sepangjang perjalanan ia terus menangis…membayangkan keadaan Hazal saat itu. Di Rumah sakit, Cansu pergi keluar dan Ozan mengikutinya,…. Cansu terlihat menyesali semua yang terjadi, lalu Ozan berusaha menenangkannya.

Di dalam ruang tunggu, Alper berpamitan untuk pulang… lalu Deriya terlihat datang bersama Serkan… ia turut bersedih karna kecelakaan yang terjadi pada Hazal. Deriya juga menyapa Dilara dan Dilara tersenyum padanya, Cansu dan Ozan masuk lalu menghampiri Serkan…

Setelah berbincang sebentar Deriya berpamitan pulang ke rumahnya… sementara yang lainnya masih terlihat cemas menunggu hasil operasi Hazal. Di rumah Solmaz, Alper sedang makan sambil menceritakan kejadian yang menimpa Hazal, Solmaz mendengarkan …. Kadang ia terkejut dengan apa yang di katakana Alper. Setelah itu Alper menunjukkan padanya selehai rambut, ternyata rambut itu adalah milik Dilara, ia juga menceritakan bagaimana ia mendapatkan rambut Dilara. Solmaz terlihat senang….

Gulseren masih dalam perjalanan kembali ke Istanbul…. Ia cemas dan mengirimkan pesan pada Cihan. Di rumah sakit…. Dokter menemui Cihan dan yang lainnya di ruang tunggu, mereka di beritahu tentang keadaan Hazal yang masih kritis…. Dilara terlihat sangat sedih, Cihan memeluknya untuk menenangkannya… lalu perawat datang memberitahu mereka bahwa Hazal sudah berada di ruangannya.

Cihan dan keluarganyapun segera melihat Hazal di ruang khusus… dokter sedang memeriksanya dan peralatan sedang di pasang ke tubuh Hazal… tapi mereka hanya bisa melihat dari luar ruangan. Malam itu semua tidur di rumah sakit karna Cansu tidak mau pulang ke rumah. Paginya Cihan dan Dilara sudah di luar ruangan Hazal… Dilara masih sangat khawatir, ia kembali menangis dan Cihan memeluknya. Cansu datang untuk melihat keadaan Hazal.



Gulseren tiba di rumah sakit, ia berlari ke ruangan Hazal lalu sambil memanggil nama Hazal…Gulseren menangis saat melihat keadaan Hazal. Dilara pergi keluar rumah sakit dan ia duduk di sana sambil membawa minuman. Di dalam ruangan, Cansu mendekati Gulseren dan mengatakan sesuatu sambil menangis… Gulseren memeluknya, Ozan datang mengajak Cansu pulang…. Cihan juga meminta Cansu pulang walau Cansu merasa keberatan…. Gulseren terus menangis di samping Cihan, Cihan menggenggam tangannya….
Di rumah Keriman, Nuray melihat Keriman sedang tidur di kursi dan ia mengejutkannya… Keriman bangun karna terkejut…. Nuray mengatakan sesuatu padanya dan Keriman terlihat kesal. Di rumah sakit, Gulseren masih bersama dengan Cihan….mereka membicarakan tentang Hazal. Kembali ke rumah Keriman, saat Nezaket hendak pergi… ia berjalan sambil mengendap2 agar tidak terlihat Nuray… tapi apesnya, Nuray melihatnya dari belakang dan mendekatinya… lalu ia bertanya kenapa Nezaket ada disana… Nezaketpun menjelaskan pada Nuray… Nuray tampak heran dengan semua perkataan Nezaket.

Ozkan dan Enjin sedang membicarakan tentang masalah Ozkan di bengkel…. Lalu Keriman datang dan mengatakan sesuatu pada Ozkan… ia juga menunjukkan foto Nuray dari handphonenya, ia mengancam Ozkan bahwa ia akan mengirimkan foto itu pada Rahmi… Tapi Ozkan tidak takut, ia malah menantang Keriman hahaha lalu Keriman bersikap manis pada Ozkan dan mereka pergi dari sana…

Di cafĂ© rumah sakit, Cihan melihat Dilara duduk sendiri di sana dan ia menghampiri…. Cihan mencoba menenangkan Dilara yang masih terus bersedih…. Lalu Cihan pergi sambil membawa secangkir minuman.


Di tempat lain…tampak Keriman sedang menghitung uang di jalan, ia bersama dengan Ozkan. Sepertinya Ozkan memberikannya uang… entah apa yang mereka bicarakan tapi Keriman marah2 dengan suara keras pada Ozkan…. Ozkan memintanya untuk tenang dan diam.

Candan di beritahu oleh sekeretarisnya informasi tentang Ozkan….ia terlihat kesal dan menghubungi Ozkan, tapi Ozkan tidak menjawabnya karna ia tahu Candan akan marah padanya. Saat itu Ozkan juga sangat terkejut melihat seorang pria yangbaru bekerja di bengkel Enjin, pria itu adalah temannya yang ada di penjara waktu itu….dia menyapa Ozkan,dan Ozkan meninggalkannya hahaha….

Di lab.. Alper dan Solmaz membawa rambut Dilara untuk di tes…. Seorang petugas disana mengatakan sesuatu pada mereka tentang tes DNA itu. Sementara itu di rumah sakit, Gulseren sedang menjaga Hazal di luar ruangan, Gulseren terus menyebutkan nama Hazal…. Dilara datang dan duduk di dekat Gulseren… Dilara mengatakan sesuatu pada Gulseren, mereka berdua terlihat sedih dan keduanya sangat akur …

Alper dan Solmaz datang ke rumah sakit untuk melihat keadaan Hazal, sambil mengatur rencana… Alper dan Solmaz membawa makanan dan minuman, mereka menawarkan minuman pada Dilara, Gulseren dan Cihan yang ada disana… sepertinya mereka ingin Dilara meminum minuman yang mereka bawa itu… tapi Dilara terlihat tidak bersemangat dan hanya memegang minuman itu…

Di bengkel Enjin, Nuray datang menemui Ozkan… ia marah2 pada Ozkan,saat itu juga Candan datang dan melihat kejadian itu… Candan bertanya pada Ozkan siapa wanita itu, Nuray menjawab bahwa di adalah Nuray dan Ozkan adalah ayah dari anak yang di kandungnya…. Canda cukup terkejut, Ozan hanya bisa diam. Ozkan dan Candan pergi ke kantor Candan…. Candan marah pada Ozkan dengan apa yag sudah terjadi… dan Ozkan terlihat semakin frustasi.
Di rumah Keriman, Nuray sedang merasakan sakit di perutnya dan Keriman membantunya untuk duduk dan meluruskan kaki…lalu Osman datang, Keriman tamopak masih marah pada Osman karna sikapnya tempo hari… tapi kemudian Keriman membiarkannya masuk… Osman terkejut melihat Nuray dan bertanya siapa Nuray…Nuray langsung menjawab hubungannya dengan Ozkan.

Di rumah Dilara, Cansu sedang tertidur karna lelah… sedangkan Rahmi dan Ozan tampak masih khawatir dgn keadaan Hazal.

Satu minggu kemudian… Di rumah sakit, Dilara , Gulseren dan Cihan masih bersama menunggu kabar tentang Hazal…Dokter datang menemui mereka dan mengatakan bahwa masa kritis sudah berakhir dan Hazal sudah sadar…. Mereka semua sangat senang saat melihat hazal membuka mata dan menggerakkan tangannya.


Lalu mereka bertiga masuk ke ruangan Hazal…. Dokter kembali memeriksa Hazal, Hazal terus berbicara sementara Dokter melakukan tes sentuhan pada tangan dan kami Hazal… saat di lakukan tes pada tangan, Hazal masih bisa merasakan, tapi ketika tes di lakukan di telapak kakinya, Hazal tidak merespon dan itu membuat mereka semua khawati.  Sinopsis by : Rama de Coco / Siti Rahmah.

Selanjutnya: Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 111

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Sinopsis Cansu dan Hazal Episode 110 - Di Rumah Sakit Kaki Hazal Tidak Meresepon

0 comments:

Poskan Komentar