Sinopsis Mahabharata Episode 95 - Firasat Buruk Sadewa

Sinopsis Mahabharata Episode 95 - Firasat Buruk Sadewa

Sinopsis Mahabharata Episode 95 - Sinopsis Mahabharata mengisahkan permusuhan sesama keturunan Dinasti Kuru yakni Pandawa dan Kurawa. Pandawa adalah lima saudara dari anak Raja Pandu, sedangkan Kurawa merupakan seratus anak dari Raja Distrarasta. Pandawa dan Kurawa sudah terlibat konflik sedari kecil karena sifat ketamakan Duryudhana (kakak tertua Kurawa). Pada akhirnya setelah semua dewasa konflik pun semakin menjadi dan peperangan besar tidak bisa dihindarkan. Kedua kubu pun menjalin sekutu masing-masing. Kubu Pandawa dan Kurawa pun kemudian berperang di medan Kurusetra. Nah untuk tahu kisah lengkapnya, simak ceritanya di Sinopsis Mahabharata Full Episode.

Sinopsis Mahabharata Episode 95
Sinopsis Mahabharata Episode 95

Sinopsis Mahabharata Episode 95 - Episode dimulai di hastina. Sengkuni dan Duryudha senang karena besok saat bulan baru adalah kemenangan mereka. Karena pada malam itu istana yang ditinggali kunti dan pandawa akan dibakar diam-diam sehingga mereka akan musnah.

Sisi lain Adirata datang ke ruangan Bhisma dengan wajah sedih. Ia bilang ke bhisma untuk mengundurkan diri dari pekerjaan karena ia merasa telah berbuat salah. Bhisma kemudian menanyakan ada apa sebenarnya?. Pada akhirnya Adirata mengatakan bahwa putra pandu akan menghadapi bahaya. Karna tahu itu namun ia tidak bisa berbuat apa-apa karena ia sudah bersumpah melayani Duryudhana. Adirata meminta maaf atas nama Karna.

Malam harinya semua pandawa berdiskusi apa sebenarnya maksud Paman Widura mengirimkan beras dan tikus itu. Namun mereka belum mengetahui jawabannya.

Sisi lain Bhisma segera menunggang kuda menuju tempat pandawa dan Bhisma di Warnabrata. Dursasana mengetahuinya dan melapor pada Durtyudhana dan sengkuni. Duryudhana bingung mengapa Bhisma bisa tahu soal ini. Sengkuni bilang pastilah karena Karna. 

Karena itu sengkuni kemudian mempercepat rencananya. Ia pun menyuruh burung elangnya untuk memberi pesan ke purochan agar membakar Warnabrata malam ini. Dan elang sengkuni lebih cepat daripada kuda Bhisma.

Malam itu purochan menerima pesan dari sengkuni. Ia pun segera menjalankan rencananya. Ia segera mencampur racun dalam makanan yang akan disuguhkan pandawa. Saat itu Bhima dan Sadewa ke dapur duluan karena Bhima lapar. Bhima mengetahui kalau ada campuran aneh di bubur. Namun Purochan segera bilang kalau itu adalah ramuan untuk melancarkan pencernaan. Saat itu Sadewa seperti mendapat firasat buruk. Selanjutnya di Sinopsis Mahabharata Episode 96

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Sinopsis Mahabharata Episode 95 - Firasat Buruk Sadewa

0 comments:

Posting Komentar