Sinopsis Mahabharata Episode 174 - Bhisma Gugur

Sinopsis Mahabharata Episode 174 - Bhisma Gugur

Sinopsis Mahabharata Episode 174 - Sinopsis Mahabharata mengisahkan permusuhan sesama keturunan Dinasti Kuru yakni Pandawa dan Kurawa. Pandawa adalah lima saudara dari anak Raja Pandu, sedangkan Kurawa merupakan seratus anak dari Raja Distrarasta. Pandawa dan Kurawa sudah terlibat konflik sedari kecil karena sifat ketamakan Duryudhana (kakak tertua Kurawa). Pada akhirnya setelah semua dewasa konflik pun semakin menjadi dan peperangan besar tidak bisa dihindarkan. Kedua kubu pun menjalin sekutu masing-masing. Kubu Pandawa dan Kurawa pun kemudian berperang di medan Kurusetra. Nah untuk tahu kisah lengkapnya, simak ceritanya di Sinopsis Mahabharata Full Episode.

Sinopsis Mahabharata Episode 174 - Bhisma Gugur
Sinopsis Mahabharata Episode 174 - Bhisma Gugur

Sinopsis Mahabharata Episode 174 - Sementara itu akhirnya Srikandi berhasil siuman. Ia kembali ke medang perang meski dengan terluka parah. Saat itu Srikandi akan diserang oleh sengkuni dan dursanana namun ia berhasil dilindungi oleh abimanyu dan lima anak drupadi yang lain.

Abimanyu dan lima anak drupadi pun melindungi Srikandi sampai Srikandi berada di hadapan Bhisma. Pada akhirnya Srikandi muncul di hadapan Bhisma. Dan akhirnya Srikandi meminta janji Bhisma.

Bhisma sendiri kemudian meletakkan senjatanya sesuai sumpahnya kepada Dewi Amba (titisan Srikandi). Lalu Srikandi melancarkan serangan panahnya dan menembus dada Bhisma. Bhisma pun terluka.

Bhisma tetap berdiri, kemudian ia memberi kode kepada pandawa  untuk menghabisi hidupnya. Dengan menangis para pandawa kemudian memanah Bhisma. Terakhir Arjuna melancarkan serentetan anak panah ke dada Bhisma sehingga kakeknya itu jatuh sekarat.

Duryudhana tahu kakeknya sekarat ia pun menangis begitu juga dengan para pandawa. Lalu sebelum Bhisma menghebuskan nafas terakhir datanglah Dewi Gangga yang merupakan ibu Bhisma. Bhisma pun kemudian sekarat ia minta ditinggalkan semua orang.

Setelah kematian Bhisma, maka pihak kurawa segera menyatakan panglima perang baru. Duryudhana kemudian memilih Karna sebagai panglima perang. Hal itu membuat Aswatama sedikit tidak senang karena ia mengharapkan bahwa ayahnya-lah Drona yang menjadi panglima. Namun Duryudhana beralasan bahwa Drona tidak akan tega membunuh para muridnya. Drona tersinggung atas ucapan Duryudhana dan pergi meninggalkan rapat. 

Drona juga memiliki hubungan buruk dengan Karna. Ia dulu menolak Karna sebagai murid karena itu ia tidak mau bertempur dibawah panglima Karna. Ia pun masuk ke ruangannya dan disusul oleh aswatama. Tak lama kemudian aswatama datang ke Duryudhana dan memprotes Duryudhana tentang pengangkatan Karna. Sinopsis Mahabharata Episode 175

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Sinopsis Mahabharata Episode 174 - Bhisma Gugur

0 comments:

Posting Komentar